Festival Lembah Baliem ke-34: Etalase Budaya Papua Pegunungan yang Mendunia

Festival Budaya Lembah Baliem, Papua. Foto: Gatot Sukarno Putra, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
Dari ujung timur nusantara, kabar membanggakan: Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 sukses digelar 7–8 Agustus 2026 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Festival budaya tertua di tanah Papua ini kembali membuktikan diri sebagai etalase seni dan budaya pegunungan yang nggak ada duanya.
Festival Legendaris di Atas 1.600 Mdpl
Bayangkan lembah hijau dikelilingi pegunungan, lalu ribuan warga dari berbagai distrik berkumpul dengan pakaian adat, menampilkan tarian perang, musik tradisional, dan atraksi budaya suku-suku pegunungan tengah Papua. Itulah FBLB — festival yang sudah berjalan sejak era 1980-an dan kini masuk 10 besar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, daftar acara wisata unggulan nasional.
Bukan Cuma Tontonan, Tapi Penggerak Ekonomi
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut festival ini ajang mempromosikan seni budaya Papua Pegunungan ke penonton luas, termasuk turis mancanegara. Dampaknya terasa sampai ke akar rumput: seniman dapat panggung, UMKM dapat pembeli, dan usaha penginapan, transportasi, serta kuliner ikut kecipratan. "Seni dan wisata punya kekuatan menggerakkan ekonomi masyarakat," begitu penekanan pemerintah.
Merawat Indonesia dari Timur
FBLB mengingatkan kita bahwa Indonesia itu luas dan kaya — budayanya nggak cuma Jawa dan Sumatera. Menghargai saudara-saudara kita di Papua beserta adat istiadatnya adalah bagian dari merawat persaudaraan sesama anak bangsa, sesama ciptaan Tuhan. Kalau ada rezeki, masukkan Lembah Baliem ke daftar perjalananmu — dijamin sudut pandangmu tentang Indonesia makin lebar.
Sumber: ANTARA News, Kemenpar RI
Ikuti rubrik Berita di Indonesia Banget untuk kabar budaya nusantara lainnya.
Posting Komentar